IMG00350-20131209-1115
Didemo FSBDSI

Produksi PT Siantar Top Bekasi Terganggu

Senin, 9 Desember 2013

Bekasibusiness.com – Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Federasi Serikat Buruh Demokrasi Seluruh Indonesia (FSBDSI) di PT Siantar Top Bekasi, mempengaruhi jumlah produksi perusahaan makanan dan minuman tersebut.

Hal tersebut disampaikan oleh Kuasa Hukum PT Siantar Top Tbk Bekasi, Surya Darma yang ditemui di Kantor PT Siantar Top Tbk Bekasi siang tadi.

Meskipun tidak mengatakan jmlah produksinya, tetapi menurutnya apa yang dilakukan oleh gabungan dari beberapa serikat buruh pada hari ini yang menggelar demo di depan PT Siantar Top tbk jalan Cipendawa Kota Bekasi sudah mengganggu kegiatan produksi di perusahaan ini, karena sebelumnya para pendemo ini menghalangi para buruh PT Siantar Top untuk masuk dan bekerja sebagaimana mestinya.

“Kami merasa terganggu dengan adanya aksi itu, ini saja hanya 3 line seharusnya 5 line yang produksi. Kita merasa dirugikan karena tidak ada satupun karyawan kami yang ikut disana. Dan itu semua bukan karyawan kami,” ujar Surya Darma.

Dikatakan Surya Darma, pada demo kali ini adalah salah sasaran, karena seharusnya mereka berdemo ke Biro Sinar Indonesia Raya yang menjadi agen mereka dahulu. Saat ini PT Siantar Top Tbk sudah tidak menggunakan jasa yayasan atau biro tersebut untuk merekrut karyawan

IMG00349-20131209-1046

Surya pun menegaskan, bahwa para pendemo saat ini merupakan mantan buruh dari PT Siantar Top Tbk Bekasi, yang tidak dipekerjakan lagi, karena pada saat itu perusahaan sedang mengalami penurunan produksi, sehingga mengembalikan para buruh ke biro.

PT Siantar Top Bekasi hingga saat ini memang belum mengadakan perundingan atau dialog dengan buruh yang berdemo di depan perusahaanya, karena pihaknya beranggapan mereka bukan buruh dr PT Siantar Top, dan nanti jika akan dilakukan dialog maka harus ada perwakilan dr disnaker kota bekasi.

Pihaknya pun juga membantah jika buruhnya tidak diberikan Jamsostek. keikutsertaan PT Siantar Top dalam Jamsostek tertera pada sertifikat dengan Nomor 03HK1007 yang di tetapkan agustus 2003.

“Karena setiap buruh akan mendapatkan haknya, namun ada tahapan yang harus dilalui untuk memperoleh jamsostek,” katanya. (Fhirlian)